1. Pemkot Metro Trobos Penghadangan, Ketua Aliansi: Tak Ada Alasan Hadang Truk Sampah
  2. KONI Metro Minta Dukungan dan Fasilitas Jelang Porprov Lampung
  3. 321 Kejadian Ditangani Damkar Metro, Wali Kota Tekankan Respons Cepat
  4. UPTD SMPN 4 Metro Inisiasi Program Anting Merah
  5. Bupati Solok dan Wali Kota Metro Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
  6. Sekda Kota Metro Tekankan Disiplin
  7. Sekda Metro Ajak Perangkat Daerah Perkuat Sinergi Penuhi Hak Anak
  8. Sekda Metro Dorong Percepatan PAD dan Mutasi Kendaraan
  9. Pemkot Metro Hibahkan Lahan Ke Kementerian Haji
  10. Wali Kota Ikuti Virtual Assessment Award 2026
  11. Wali Kota Metro Janji Atasi Keluhan Warga TPAS
  12. Kejari Metro Kebut Penanganan Korupsi, Tiga Kasus Besar Masih Disidik
  13. Pemkot Metro Gelar Nobar Akbar Piala Dunia 2026
  14. Para Pelajar Metro Memeriahkan Karnaval Hari Anak Nasional
  15. Dukung Aksi Sosial PWRI, Wali Kota Metro Berkontribusi dengan Dana Pribadi
  16. Komitmen Pemkot Metro Benahi TPAS Karangrejo Bersama Warga
  17. Wali Kota Metro Sampaikan Langkah Benahi TPAS Karang Rejo
  18. Sekda Kota Metro Dorong Transformasi Digital
  19. Miris! Motor Raib Digondol Maling Saat Parkir di TPU Raman Aji
  20. Wali Kota Metro Sampaikan Laporan APBD 2025
  21. Wali Kota Metro Lantik Lima Pejabat Strategis
  22. Wali Kota Metro Hadiri Santunan 400 Anak Yatim dan Lansia
  23. Wali Kota Metro Lantik Sekda Baru
  24. Upaya Pemkot Metro Perkuat IKM Agar Mampu Bersaing di Tingkat Nasional
  25. Wali Kota Metro Sambut Kepulangan Jamaah Haji
  26. Terkait RJ, Ini Penjelasan Kejari Metro
  27. SMA MuAD Metro Borong Prestasi FLS3N
  28. Angkatan Regarda SMA MuAD Metro Siap Menjadi Generasi Pemimpin Masa Depan
  29. Kejari Metro Musnahkan Barang Bukti Judi Online dan Rampas Aset Miliaran Rupiah
  30. Ruas Jalan Raya Stadion Mulai Diperbaiki, Pemkot Metro Lakukan Pemeliharaan Infrastruktur
  31. Resmi Dilantik, Kusbani Emban Amanah sebagai Pj Sekda Metro
  32. 100 Pejabat Dilantik, Kota Metro Mantapkan Langkah Menuju Birokrasi yang Lebih Adaptif
  33. Ketua DPRD Metro Apresiasi Kerukunan Lintas Agama
  34. Gubernur Lampung dan Wali Kota Metro Tinjau Jalan Rusak di Pattimura
  35. Rotasi 17 Pejabat, Metro Melaju dengan Formasi Baru di Puncak Birokrasi
  36. BRI Bandarjaya Salurkan Mobil Sampah
  37. Jejak Islam Banda Neira, Pengabdian Mahasiswi UM Metro
  38. Kejari Metro Tutup Tahun 2025 dengan Lonjakan Kinerja Signifikan
  39. Kejari Metro Ajak Kampus Jadi Benteng Integritas
  40. Kejari Metro Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Bebas Intervensi
  41. Si Anak Beras Jadi Kader Muda PDI Perjuangan Kota Metro
  42. Wali Kota Metro hadiri peresmian Taman Banjuran Budayo Jambi
  43. Metro ikuti Muskomwil II APEKSI
  44. Wakil Wali Kota Metro apresiasi Peringatan Hari Guru Nasional 2025
  45. Era Baru Asisten II dan Disdikbud: Wali Kota Tegaskan Integritas Kunci Utama
  46. Wali Kota Tinjau Langsung Distribusi 1.500 Paket Sembako Murah
  47. Metro dan Kulon Progo Sinergi Lewat KAD Strategis
  48. Wali Kota Metro ajak meneladani nilai-nilai kepahlawanan
  49. Wakil Ketua Dprd Metro Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan
  50. Dari Sawah ke Meja Hukum: Si Anak Beras Advokasi Hak Petani Metro
  51. Wali Kota Metro ikuti Rakor bersama KPK bahas penguatan sistem pencegahan korupsi
  52. Wali Kota Metro apresiasi acara Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program dari KPK RI
  53. Jaga ketahanan pangan, Wali Kota Metro tanam padi
  54. Wali Kota Metro Car Free Day bersama masyarakat
  55. Pemkot Metro Gelar Pasar Murah
  56. Wali Kota Metro ajak pemuda memaknai Sumpah Pemuda
  57. Bambang Rafieq Raih Penghargaan Walikota Wakil Walikota Inspiratif Peduli Sampah dan Lingkungan dari GML Indonesia
  58. Wali Kota Metro tinjau bedah rumah di Kelurahan Yosomulyo
  59. Wali Kota Metro instruksikan penanganan pasca kebakaran agar segera pulih
  60. Sukses kelola APBD, Kota Metro masuk daftar daerah terbaik se-Indonesia
  61. PWI dan Kejari Metro Teguhkan Komitmen Bersama dalam Penegakan Hukum Yang Transparan
  62. Pelaku Curanmor di Metro Kian Nekat
  63. Metro raih penghargaan TPAKD Award tahun 2025
  64. Dprd Metro Ingatkan Pemkot Terkait Seragam Pamong
  65. Wali Kota Metro resmikan Dapur MBG SPPG Tejosari
  66. Job Fair Online Disnakertrans Kota Metro: Peluang Nyata, Kebahagian Baru
  67. Jika Pertanyaan Dijawab dengan Pembungkaman
  68. Pemkot Metro Sambut Kepala BKKBN, Fokus Tekan Stunting dan Tingkatkan Kualitas Keluarga
  69. JMSI Dorong Penegakan Hukum Transparan di Lampung
  70. Wali Kota Metro Lantik 10 Pejabat Baru
  71. HUT Ke-24, Partai Demokrat Kota Metro Bagikan Sembako kepada Warga
  72. Pemkot dan DPRD Metro Janji Tuntaskan Masalah Sampah dan Beras Oplosan
  73. Aksi Pencuri Gasak Motor Terekam CCTV di Metro
  74. Wali Kota Metro Resmi Buka Pentas FTBI dan PAI 2025
  75. Wali Kota Metro Resmi Buka Tennis Tournament Metro Cup III
  76. Korupsi Jalan Dr. Sutomo Terungkap, Kejari Metro Tegaskan Komitmennya
  77. Ketika Popularitas Mengalahkan Kapasitas di Gedung Parlemen
  78. Jalan Lampung Tak Pernah Merdeka dari Kerusakan
  79. Gaple Jadi Perekat Sosial, PWI Kota Metro Sukses Gelar Cup II
  80. Ketahanan Pangan Hanya Retorika, Petani Singkong Jadi Korban
  81. Wali Kota Metro Dorong Kolaborasi Atasi Gizi Anak dan Lansia
  82. Bandel Tak Kantongi Izin, Pekerjaan My Republic di Lamteng Disegel
  83. Wali Kota Metro Tegaskan Anak Adalah Pilar Bangsa, Bukan Korban Dunia Maya
  84. Mutasi Masuk Lampung, Bebas PKB Setahun
  85. Koperasi Merah Putih Kelurahan Metro Resmi Terbentuk, Siap Dorong Perekonomian Warga
  86. Breakingnews: Pemutihan Pajak Lampung Diperpanjang Hingga Oktober 2025

Gambar Ilustrasi

Capital City – Sebuah pertanyaan tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diajukan oleh jurnalis CNN Indonesia kepada Presiden dalam agenda resmi kenegaraan, berujung pada pencabutan kartu pers oleh Biro Pers Istana. Bukan klarifikasi yang diberikan, bukan data yang disodorkan, melainkan tindakan administratif yang secara langsung membatasi ruang kerja seorang jurnalis.

Langkah ini mengirimkan pesan yang sangat jelas namun mengerikan, bertanya soal kebijakan publik bisa berujung hukuman.

Tindakan ini tidak bisa dibaca sebagai kesalahpahaman teknis atau sekadar urusan birokrasi internal. Ini adalah pembungkaman. Dan yang dibungkam bukan hanya seorang wartawan, melainkan seluruh semangat jurnalisme yang seharusnya hidup dalam iklim demokrasi.

Pertanyaan yang diajukan kepada Presiden adalah tentang pelaksanaan program MBG, program unggulan yang dijanjikan akan menyasar puluhan juta pelajar Indonesia. Dalam situasi ekonomi yang ketat dan anggaran negara yang terbatas, publik berhak tahu bagaimana program ini akan direalisasikan? Dari mana dananya? Bagaimana skemanya? Siapa yang akan bertanggung jawab?

Itulah esensi dari pertanyaan jurnalistik, menggali kebenaran atas nama publik. Namun tampaknya, pertanyaan ini dianggap terlalu “tajam”, terlalu “tidak nyaman”. Dan itulah masalahnya.

Jika seorang pemimpin negara dalam sistem demokrasi tidak bisa menerima pertanyaan kritis terkait kebijakan yang dia janjikan sendiri, maka kita patut bertanya, sedang dibawa ke mana arah kebebasan berpendapat dan transparansi pemerintahan?

Pasal 28F UUD 1945 secara tegas menjamin hak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi. Dalam konteks ini, pers berperan sebagai wakil publik untuk mempertanyakan dan mengawasi jalannya kekuasaan. Ketika negara mencabut akses kerja seorang jurnalis karena pertanyaan yang sah dan relevan, maka negara sedang mencabik-cabik amanat konstitusi.

Lebih dari itu, tindakan Biro Pers Istana menunjukkan adanya pola pikir yang tidak sehat, bahwa kritik adalah ancaman, dan bahwa narasi publik harus dikendalikan. Ini adalah warisan otoritarianisme yang tidak seharusnya kembali hidup di era reformasi.

Masalahnya tidak berhenti pada satu pencabutan kartu pers. Tindakan ini bisa menjadi pemimpin berbahaya yang menciptakan efek domino, membuat media enggan bertanya, membuat redaksi takut mengirim reporter ke Istana, membuat wartawan mulai menyensor pikirannya sendiri sebelum mengangkat tangan.

Hari ini CNN Indonesia, besok bisa media lain, jurnalis lain, atau bahkan warga biasa yang menyuarakan kritik di ruang digital.

Jika tak dilawan, ruang publik akan berubah menjadi ruang diam.

Presiden Prabowo tidak bisa hanya diam. Dalam demokrasi yang sehat, pemimpin bertanggung jawab atas tindakan lembaga di bawahnya, terlebih bila itu menyangkut hak dasar warga negara. Presiden harus memberi penjelasan terbuka dan menjamin bahwa tidak akan ada pembalasan terhadap jurnalis atau media yang menjalankan tugasnya.

Biro Pers Istana pun harus segera mengklarifikasi tindakan ini secara transparan. Siapa yang memutuskan pencabutan kartu pers? Atas dasar apa? Dan apakah mekanisme banding tersedia bagi media yang menjadi korban kebijakan sewenang-wenang?

Solidaritas antarjurnalis dan media adalah kunci. Kasus ini bukan hanya urusan CNN Indonesia, ini menyangkut seluruh ekosistem kebebasan pers di Indonesia. Bila kita membiarkan satu pintu ditutup hari ini, maka besok bisa jadi seluruh jendela akan dikunci.

Masyarakat sipil juga tidak boleh diam. Sebab pada akhirnya, ketika pers tak lagi bebas bertanya, maka publik pun akan kehilangan haknya untuk tahu.

Kebebasan pers bukanlah musuh kekuasaan. Ia adalah pilar yang menopang kepercayaan publik terhadap negara. Dan sebuah negara yang membungkam pertanyaan, cepat atau lambat, akan kehilangan kepercayaan itu.

Mungkin tidak akan ada penggusuran media secara besar-besaran. Tidak akan ada sensor formal seperti masa Orde Baru. Tapi jika wartawan takut bertanya, redaksi takut mengkritik, dan kekuasaan merasa tak perlu menjawab, maka demokrasi kita sudah sakit.

Dan hari ini, kita baru saja menyaksikan gejalanya.

Penulis: Martin R Pasuko Dewo 

Adminsainewstv

0 Comments

Leave a Comment